VISUALISASI BAIT SUCI (BAIT ALLAH) KE-3 DAN MESIANIK DI JERUSALEM Dari sejak dihancurkan Bait Suci ke-2 oleh Titus Jenderal Romawi di tahun 70 M, kini sudah hampir 2000 tahun belum dilakukan pembangunan bait suci (bait Allah) ke-3 di Yerusalem, mengapa ini? Pertanyaan ini sangat penting dan berkaitan erat dengan sejarah, teologi, dan geostrategi yang kompleks. Berikut adalah alasan utama mengapa pembangunan Bait Suci Ketiga di Yerusalem belum juga dilakukan hingga hari ini, sejak kehancurannya oleh Jenderal Titus pada tahun 70 M: 1. Lokasi yang Sensitif: Bukit Bait Suci (Temple Mount) Bait Suci dahulu berdiri di Bukit Moria atau Temple Mount . Saat ini, lokasi tersebut ditempati oleh Dome of the Rock (Kubah Batu) dan Masjid Al-Aqsa , dua situs suci umat Islam. Jika pembangunan Bait Suci dilakukan di sana, hal itu berpotensi menimbulkan konflik internasional yang besar , karena dianggap sebagai pelanggaran terhadap situs suci umat Islam. 2. Masalah Politik dan Geopolitik ...
YESUS KEPALA GEREJA YANG HIDUP SELAMANYA BERSAMA GEREJA-NYA (SR Pakpahan, SST) Makna Rohani Bagian Bagian Tabernakel Musa Di dalam sebuah Tabernakel Musa yang Tabernakel terdiri atas: Kemah suci Tabut Perjanjian di ruang maha kudus Mezbah dupa di ruang kudus Pelita, dan Meja roti di ruang kudus Bejana pembasuhan di pelataran luar, di dekat pintu kemah Mezbah kurban bakaran di pelataran luar, di dekat pintu getbang. Dan ada sebuah Tirai pembatas antara ruang maha kudus dengan ruang kudus, masing-masing bagian memberikan makna dan arti, penyimbolan, dan fungsi tertentu sehingga membentuk sebuah Tabernakel: Tabernakel Musa adalah tempat ibadah yang didirikan berdasarkan perintah Tuhan kepada Musa, yang memiliki tata letak dan perabotan tertentu dengan makna rohani yang sangat mendalam. Berikut ini adalah makna, penyimbolan, dan fungsi dari masing-masing bagian Tabernakel: 1. Kemah suci Fungsi : Kemah suci Tabernakel berfungsi sebagai tempat kediaman Allah di tengah-tengah bangs...
LASKAR DAN LASKIR KRISTUS Sebutan pejuang Allah bagi laki-laki adalah Laskar, sedangkan bagi perempuan adalah Laskir (sebutan baru ini). Tapi bila tidak disetujui akan sebutan ini, maka untuk laki-laki akan menjadi Laskar pria Kristus, dan untuk perempuan akan menjadi Laskar wanita Kristus. Kehidupan di muka bumi yang dua belahan dan berpasang-pasangan, para pejuang Allah dari sejak dahulu hanya ada dari para laki-laki saja yang mendapat sebutan Laskar Kristus. Dan bila hanya laki-laki saja (laskar) tanpa perempuan (laskir) maka sang waktu (masa) belum mensahkan masuk ke masa atau zaman perang Harmagedon, dan perang Gog dan Magog. Tetapi ketika sudah berpasangan yaitu ada dua pejuang Allah yaitu Laskar Kristus (laki laki) dan Laskir Kristus (perempuan) maka hukum kehidupan di muka bumi dimana zaman sudah dapat mensahkan masuk ke masa atau zaman perang Harmagedon dan perang Gog dan Magog, sebab hukum kehidupan di muka bumi di 2 belahan adalah harus berpasangan, tidak bisa bila han...
Comments
Post a Comment