VISUALISASI BAIT SUCI (BAIT ALLAH) KE-3 DAN MESIANIK DI JERUSALEM Dari sejak dihancurkan Bait Suci ke-2 oleh Titus Jenderal Romawi di tahun 70 M, kini sudah hampir 2000 tahun belum dilakukan pembangunan bait suci (bait Allah) ke-3 di Yerusalem, mengapa ini? Pertanyaan ini sangat penting dan berkaitan erat dengan sejarah, teologi, dan geostrategi yang kompleks. Berikut adalah alasan utama mengapa pembangunan Bait Suci Ketiga di Yerusalem belum juga dilakukan hingga hari ini, sejak kehancurannya oleh Jenderal Titus pada tahun 70 M: 1. Lokasi yang Sensitif: Bukit Bait Suci (Temple Mount) Bait Suci dahulu berdiri di Bukit Moria atau Temple Mount . Saat ini, lokasi tersebut ditempati oleh Dome of the Rock (Kubah Batu) dan Masjid Al-Aqsa , dua situs suci umat Islam. Jika pembangunan Bait Suci dilakukan di sana, hal itu berpotensi menimbulkan konflik internasional yang besar , karena dianggap sebagai pelanggaran terhadap situs suci umat Islam. 2. Masalah Politik dan Geopolitik ...
SEMANGAT ROH KENABIAN ELIA MENGKRISTALISASI PADA DUA SAKSI TERAKHIR Kita sudah mempelajari tentang bagian bagian Kenah Suci Musa, lihat di sini, Kandil Emas dan Meja Roti Sajian Pada Kemah Suci , dan tentang udara yang mengalir di umpan suci, lihat di sini: Air yang Mengalir dari Bawah Pintu Bait Suci Dalam sejarah penyataan ilahi, Nabi Elia menonjol sebagai sosok yang penuh kekuatan dan keberanian dalam menghadapi penyembahan berhala dan ketidaksetiaan umat Israel. Semangat kenabian Elia ini tidak hanya terbatas pada zamannya, tetapi juga melampaui waktu, mengkristalisasi dalam pelayanan dua saksi terakhir yang disebutkan dalam kitab Wahyu. 1 . Semangat Kenabian Elia dalam Sejarah Elia dikenal sebagai nabi yang menentang penyembahan Baal dan transformasi pertobatan kepada bangsa Israel. Kisahnya yang terkenal termasuk konfrontasi dengan nabi-nabi Baal di Gunung Karmel dan membawanya ke surga dalam kereta api berapi. Semangat kenabian Elia kemudian diteruskan kepa...
YESUS KEPALA GEREJA YANG HIDUP SELAMANYA BERSAMA GEREJA-NYA (SR Pakpahan, SST) Makna Rohani Bagian Bagian Tabernakel Musa Di dalam sebuah Tabernakel Musa yang Tabernakel terdiri atas: Kemah suci Tabut Perjanjian di ruang maha kudus Mezbah dupa di ruang kudus Pelita, dan Meja roti di ruang kudus Bejana pembasuhan di pelataran luar, di dekat pintu kemah Mezbah kurban bakaran di pelataran luar, di dekat pintu getbang. Dan ada sebuah Tirai pembatas antara ruang maha kudus dengan ruang kudus, masing-masing bagian memberikan makna dan arti, penyimbolan, dan fungsi tertentu sehingga membentuk sebuah Tabernakel: Tabernakel Musa adalah tempat ibadah yang didirikan berdasarkan perintah Tuhan kepada Musa, yang memiliki tata letak dan perabotan tertentu dengan makna rohani yang sangat mendalam. Berikut ini adalah makna, penyimbolan, dan fungsi dari masing-masing bagian Tabernakel: 1. Kemah suci Fungsi : Kemah suci Tabernakel berfungsi sebagai tempat kediaman Allah di tengah-tengah bangs...
Comments
Post a Comment