BERSUKA CITALAH DI DALAM TUHAN
BERSUKA CITALAH DI DALAM TUHAN
(Pdt Lamhot M Simbolon MTh- Pendeta HKBP Teluk Pulau Dalam, Resort Teluk Pulau Dalam, Distrik XIII Asahan Labuhan Batu)
Habakuk 3:10-19 (TB) melihat Engkau, gunung-gunung gemetar, air bah menderu lalu, samudera raya memperdengarkan suaranya dan mengangkat tangannya.
Matahari, bulan berhenti di tempat kediamannya, karena cahaya anak-anak panah-Mu yang melayang laju, karena kilauan tombak-Mu yang berkilat.
Dalam kegeraman Engkau melangkah melintasi bumi, dalam murka Engkau menggasak bangsa-bangsa.
Engkau berjalan maju untuk menyelamatkan umat-Mu, untuk menyelamatkan orang yang Kauurapi. Engkau meremukkan bagian atas rumah orang-orang fasik dan Kaubuka dasarnya sampai batu yang penghabisan. Sela
Engkau menusuk dengan anak panahnya sendiri kepala laskarnya, yang mengamuk untuk menyerakkan aku dengan sorak-sorai, seolah-olah mereka menelan orang tertindas secara tersembunyi.
Dengan kuda-Mu, Engkau menginjak laut, timbunan air yang membuih.
Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya, menggigillah bibirku; tulang-tulangku seakan-akan kemasukan sengal, dan aku gemetar di tempat aku berdiri; namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang kami.
Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. (Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi).
Bagi bangsa Yehuda hidup mereka sudah terancam dalam melihat apa yang terjadi di tengah-tengah bangsa itu, seperti peristiwa bangsa lain yang melakukan ketidak adilan bagi bangsa Israel (Yehuda). Mereka tidak dapat menerima hal tersebut, Allah terlalu suci untuk melihat terjadinya ketidak adilan ditengah tengah umat manusia yang dibuat oleh para perusak.
Dalam kegeraman Tuhan melangkah melintasi bumi, dalam murka Tuhan menggasak bangsa-bangsa.
Tuhan berjalan maju untuk menyelamatkan umat-Nya, untuk menyelamatkan orang yang diuurapiNya, Tuhan meremukkan bagian atas rumah orang-orang fasik dan Dia buka dasarnya sampai batu yang penghabisan.
Tuhan menusuk dengan anak panahnya sendiri kepala laskarnya, yang mengamuk untuk menyerakkan aku dengan sorak-sorai, seolah-olah mereka menelan orang tertindas secara tersembunyi.
Dengan kuda-Nya, Tuhan menginjak laut, timbunan air yang membuih.
Nabi Habakuk melihat peristiwa itu apa yang dillakukan bangsa lain terhadap bangsa Israel (Yehuda), ia hanya dapat berdiam diri, dengan tenang ia akan menantikan hari kesusahan yang akan mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang israel. Namun ia akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan dia.
ALLAH Tuhan itu kekuatannya: Ia membuat kakinya seperti kaki rusa, Ia membiarkan dia berjejak di bukit-bukitnya.
Begitulah juga kiranya dengan kita, sebab Allah tetap setia, dulu, sekarang sampai selama-lamanya.
Lukas 1:46-55 (TB) Lalu kata Maria: "Jiwaku memuliakan Tuhan,
dan hatiku bergembira karena Allah, Juruselamatku,
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
karena Yang Mahakuasa telah melakukan perbuatan-perbuatan besar kepadaku dan nama-Nya adalah kudus.
Dan rahmat-Nya turun-temurun atas orang yang takut akan Dia.
Ia memperlihatkan kuasa-Nya dengan perbuatan tangan-Nya dan mencerai-beraikan orang-orang yang congkak hatinya;
Ia menurunkan orang-orang yang berkuasa dari takhtanya dan meninggikan orang-orang yang rendah;
Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;
Ia menolong Israel, hamba-Nya, karena Ia mengingat rahmat-Nya,
seperti yang dijanjikan-Nya kepada nenek moyang kita, kepada Abraham dan keturunannya untuk selama-lamanya."
BERSUKA CITA
Mazmur 32:11 (TB) Bersukacitalah dalam TUHAN dan bersorak-soraklah, hai orang-orang benar; bersorak-sorailah, hai orang-orang jujur!
Pelantikan Para Pengurus Seksi Periode 2026-2028 HKBP Maduma, Pangkalan Kerinci, Distrik XXII Riau
Pelantikan Para Panitia Pesta Transformasi, Ulang Tahun Ke-29, Gotilon 2026 HKBP Maduma Distrik XXII Riau
Pelantikan Para Panitia Pembangunan HKBP Maduma Distrik XXII Riau



Comments
Post a Comment