BANYAK ANGGOTA TAPI SATU TUBUH KRISTUS
BANYAK ANGGOTA TAPI SATU TUBUH KRISTUS
Shalom, Bapak/Ibu dan Saudara/Saudari sekalian yang terkasih di dalam Tuhan. Kasih karunia dari Allah Bapa dan dari Yesus Kristus Tuhan melalui karya Roh Kudus penolong Ilahi menyertai Bapak/Ibu/Saudara/Saudari sekalian.
Firman Tuhan yang menyapa kita saat ini, diambil dari kitab 1 Korintus 12: 12-26 berikut ini:
1 Korintus 12:12-27 (TB) Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.
Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota.
Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?
Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.
Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh?
Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh.
Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau."
Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan.
Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.
Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,
supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.
Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
Bapak/Ibu/Saudara/Saudari sekalian, Surat dari Rasul Paulus ini yang ditujukan kepada jemaat Korintus yang ketika jemaat di Korintus sedang mengalami perpecahan antara satu pihak dengan pihak lain, antara satu kelompok dengan kelompok lain di dalam gereja, ada yang menamakan dirinya masuk golongan Apollos, golongan kwfaw, dan golongan Paulus, bahlain lainnya seperti golongan Kristus, sehingga Rasul Paulus mengingatkan jemaat Korintus agar.siapa pun masing-masing saling memperhatikan, satu dengan yang lainnya agar saling melengkapi, saling membutuhkan, saling mempedulikan satu dengan yang lainnya agar tercipta satu kesatuan sebagai tubuh Kristus yang lengkap seperti halnya Kristus yang sempurna.
Tubuh manusia diciptakan Tuhan sedemikian rupa yang segambar dan serupa dengan Allah penciptanya, pada awal penciptaan manusia, Allah menciptakan manusia pertama itu adalah Adam tidak seorang diri saja, tapi ia memiliki penolong yang sepadan dengan dia yaitu Hawa yang diciptakan Allah juga dari tulang rusuk Adam.
Kejadian 2:18, 21-22 (TB) TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Lalu TUHAN Allah membuat manusia itu tidur nyenyak; ketika ia tidur, TUHAN Allah mengambil salah satu rusuk dari padanya, lalu menutup tempat itu dengan daging.
Dan dari rusuk yang diambil TUHAN Allah dari manusia itu, dibangun-Nyalah seorang perempuan, lalu dibawa-Nya kepada manusia itu.
Hawa diciptakan Allah untuk menjadi pasangan yang sepadan bagi Adam. Dari sejak awal penciptaan, Tuhan Allah telah merancang kehidupan manusia itu, bahwa manusia tidak seorang diri, melainkan manusia hidup bersama dengan sesamanya di muka bumi, seorang akan membutuhkan orang lain untuk ia agar dapat bertahan dan melangsungkan kehidupannya. Seseorang bisa mencapai kemajuan hidup, mencapai terpenuhinya kebutuhannya oleh karena adanya orang lain di sekitar dia. Seorang dapat sukses dan berhasil dalam hidupnya karena ada orang lain, yang satu membutuhkan yang lain. Hidup seorang manusia saling ketergantungan dengan manusia manusia lainnya. Tidak ada seorang pun yang dapat hidup dengan seorang dirinya saja tanpa orang lain. Inilah rancangan awal Tuhan bagi kehidupan manusia yang hidup di bumi.
Rancangan kehidupan manusia di bumi oleh Tuhan, bagi kita adalah agar kita dapat segambar dan serupa dengan Kristus. Rancangan Allah bagi kita sebagai tubuh Kristus, bagi orang orang percaya ini dapat terlihat jelas dari kebenaran Firman Tuhan yang tertulis pada kitab Efesua 4: 15-16:
Efesus 4:15-16 (TB) tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.
Jadi, Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya.
Efesus 4:11-16, 25-32 (TB) Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.
Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
Apabila kamu menjadi marah, janganlah kamu berbuat dosa: janganlah matahari terbenam, sebelum padam amarahmu
dan janganlah beri kesempatan kepada Iblis.
Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.
Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.
Demikian Firman Tuhan tersampaikan bagi kita semua.
Efesus 6:23-24 (TB) Damai sejahtera dan kasih dengan iman dari Allah, Bapa dan dari Tuhan Yesus Kristus menyertai sekalian saudara.
Kasih karunia menyertai semua orang, yang mengasihi Tuhan kita Yesus Kristus dengan kasih yang tidak binasa.
Comments
Post a Comment