SIAPAKAH SESUNGGUHNYA YESUS KRISTUS?
SIAPAKSH SESUNGGUHNYA YESUS KRISTUS?
Hamba Tuhan
Yesaya 42:1-9 (TB) Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
"Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung.
Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu."
YESUS adalah hamba Tuhan yang diutus oleh Allah. Roh Tuhan ada padaNya. Hamba Allah yang disebut disini adalah hamba yang dipakai oleh Allah untuk menyampaikan Maksudnya, menegakkan hukum kepada umat manusia.
Misi kehadiran Yesus di muka bumi ini jelas, misiNya tidak sebatas kata-kata, buluh yang patah terkulai tidak akan dipatahkanNya, sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
Kita dipanggil Tuhan untuk maksud penyelamatan. Ada hal yang perlu dilakukan yaitu: Beri hati dan hidup kita untuk tetap dirangkul Allah, bersekutu dengan Tuhan dalam setiap hidup kita. Mari kita beri pertolongan kepada setiap orang yang membutuhkan. Meneladani Yesus Kristus.
Comments
Post a Comment