MEMULAI HARI DIMULAI DI TANGGAL 14 BULAN KESATU

MEMULAI HARI DIMULAI DI TANGGAL 14 BULAN KESATU (14 NISSAN) Di SETIAP TAHUN


Menurut kebenaran Alkitab, biasanya memulai hari di keseharian dalam beraktivitas (rutinitas setiap hari) adalah saat munculnya terang yaitu di pagi hari tapi benar disaat terjadinya date-line Allah yaitu saat pertemuan waktu antara bagian terang dan bagian gelap, dimana kedua duanya sama sama terang, tidak ada yang merasa lebih terang atau lebih gelap, kedua duanya sama sama terangnya di kedua bagian bumi, 

Bagi bangsa Yahudi (kalender Yahudi) , permulaan hari adalah setelah petang (saat mulainya muncul malam),  dan berlangsung tepat 24 jam. Dalam tradisi Yahudi, sudah menjadi kebiasaan untuk menghitung hari mulai saat munculnya malam yaitu terlihatnya tiga bintang di langit hingga setelah petang (setelah matahari terbenam) pada hari berikutnya.

Bagi dunia Internasiona(kalender Gregorian modern) , dimulai hari adalah saat tengah malam (jam 24.00 atau jam 00.00) hingga jam 23.59 pada hari tanggal itu juga.

Hari Raya Paskah Allah ada di tanggal 14 bulan kesatu (14 Nissan).

Imamat 23:5 (TB) Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.  

Penetapan tanggal 14 bulan kesatu, atau tanggal 14 Nissan sebagai permulaan hari di setiap tahun yang berbeda, dan waktu perayaan Paskah oleh Allah bagi umatNya erat dengan peristiwa penting dalam sejarah bangsa Israel yaitu Pembebasan mereka dari perpisahan Mesir. 

Bilangan 9:1-5 (TB) TUHAN berfirman kepada Musa di padang gurun Sinai, pada bulan yang pertama tahun yang kedua setelah mereka keluar dari tanah Mesir:

"Orang Israel harus merayakan Paskah pada waktunya; 

pada hari yang keempat belas bulan ini, pada waktu senja, haruslah kamu merayakannya pada waktu yang ditentukan, menurut segala ketetapan dan peraturannya haruslah kamu merayakannya."

Lalu Musa mengajak orang Israel merayakan Paskah. 

Maka mereka merayakan Paskah pada bulan yang pertama, pada hari keempat belas bulan itu, pada waktu senja, di padang gurun Sinai; persis seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa, demikianlah yang dilakukan orang Israel. 

Berikut adalah penjelasan mengenai alasan balik penetapan tersebut:
Peristiwa Eksodus dan Paskah Pertama
Dalam Kitab Keluaran, Allah memberikan perintah spesifik kepada Musa dan Harun di tanah Mesir sebelum hubungan kematiaan anak sulung terjadi. 

Keluaran 12:1-14 (TB) Berfirmanlah TUHAN kepada Musa dan Harun di tanah Mesir: 

Bulan inilah yang akan menjadi permulaan segala bulan bagimu; itu akan menjadi bulan pertama bagimu setiap-tiap tahun.

Ucapan kepada segenap jemaah Israel: Pada tanggal sepuluh bulan ini diambillah oleh masing-masing seekor anak domba, menurut kaum keluarga, seekor anak domba untuk setiap-tiap rumah tangga.

Tetapi jika rumah tangga itu jumlahnya terlalu kecil untuk mengambil seekor anak domba, maka ia bersama-sama dengan tetangganya yang terdekat ke rumahnya haruslah mengambil seekor, menurut jumlah jiwa; tentang anak domba itu, kamu buatlah perkiraan berdasarkan keperluan tiap-tiap orang.

Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur satu tahun; kamu boleh mengambil domba atau kambing. 

Kamu harus mengurungnya sampai hari yang keempat belas bulan ini; lalu seluruh jemaah Israel yang berkumpul, harus menyembelihnya pada waktu senja.

Kemudian dari darahnya haruslah diambil sedikit dan dibubuhkan pada kedua tiang pintu dan pada ambang atas, pada rumah-rumah di mana orang melintang.

Dagingnya harus dimakan mereka pada malam itu juga; yang dipanggang mereka harus makan dengan roti yang tidak beragi dan sayur pahit.

Janganlah kamu memanaskannya mentah atau direbus dalam air; Hanya dipanggang di api, lengkap dengan kepalanya dan betisnya dan isi perut.

Janganlah kamu meninggalkan apa-apa dari daging itu sampai pagi; apa yang tinggal sampai pagi kamu bakarlah habis dengan api.

Dan beginilah kamu bersandar: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu menggabungkan; itulah Paskah bagi TUHAN. 

Sebab pada malam ini Aku akan menjalani tanah Mesir, dan semua anak sulung, dari anak manusia sampai anak binatang, akan Kubunuh, dan kepada semua allah di Mesir akan Kujatuhkan hukuman, Akulah, TUHAN. 

Dan darah itu menjadi tanda bagimu di rumah-rumah di mana kamu tinggal: Apabila Aku melihat darah itu, maka Aku akan lewat dari pada kamu. Jadi tidak akan ada tulah kemusnahan di tengah-tengah kamu, apabila Aku menghukum tanah Mesir. 

Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari raya bagi TUHAN turun-temurun. Kamu harus merayakannya sebagai ketetapan untuk selamanya.  

Perintah ini tradisi bangsa Israel untuk melakukan hal-hal berikut pada bulan kesatu  yang kemudian disebut bulan Nisan (atau Abib): 
  1. Bulan Permulaan Tahun:  Allah menetapkan bulan terjadinya peristiwa ini sebagai "bulan pertama bagi kamu sekalian; bulan itulah menjadi bulan pertama dalam setahun bagimu" (Keluaran 12:2). Ini menandakan awal yang baru secara spiritual dan kalender bagi bangsa Israel sebagai umat yang merdeka dari perbudakan Mesir.
  2. Persiapan Domba Paskah:  Pada tanggal 10 bulan kesatu itu, setiap keluarga harus memilih seekor domba jantan atau betina yang tidak bercela. Domba ini dipelihara hingga tanggal 14 bulan itu.
  3. Penyembelihan pada Tanggal 14 Nisan:  Pada senja tanggal 14 Nisan, domba tersebut disembelih. darahnya disapukan pada kedua tiang pintu dan ambang atas rumah-rumah mereka.
  4. Tanda Perlindungan:  Ketika Allah melewati Mesir untuk menimpakan tulah kematian atas semua anak sulung Mesir, Dia akan "melewati" (bahasa Ibrani: pasakh ) rumah-rumah yang ditandai dengan darah domba tersebut. itu menjadi tanda darah perlindungan bagi bangsa Israel.  
Makna Simbolis dan Penetapan Abadi
Perayaan Paskah pada tanggal 14 Nisan ditetapkan sebagai peringatan yang kekal bagi bangsa Israel dari generasi ke generasi (Keluaran 12:14).   
  • Penebusan:  Tanggal ini melambangkan tindakan penebusan dan penyelamatan Allah yang berkuasa, di mana nyawa anak sulung Israel diselamatkan melalui korban domba yang tidak bercacat.
  • Permulaan Baru:  Dengan menjadikan bulan ini sebagai bulan pertama, Allah menekankan bahwa identitas dan sejarah bangsa Israel yang baru dimulai dengan tindakan izin ilahi ini, dimulai di tanggal 14 bulan kesatu petang hari (saat tiba memasuki malam hari)
Relevansi dalam Kristen
Dalam Perjanjian Baru, peristiwa Paskah Yahudi dipandang sebagai bayangan (gambaran awal) dari pengorbanan Yesus Kristus pada Paskah terakhir. Yesus disebut sebagai "Anak Domba Paskah kita" (1 Korintus 5:7) yang dikorbankan untuk menebus dosa umat manusia. Menariknya, bukti-bukti alkitabiah dan sejarah menunjukkan bahwa Yesus wafat (disalibkan) ada yang mengatakan pada Paskah terakhir di tanggal 14 Nisan tahun 33 umur Yesus, pada waktu domba-domba Paskah terakhir disembelih di Bait Suci Yerusalem, tapi sebenarnya Yesus wafat (disalibkan) pada tanggal 15 Nisan (bulan kesatu) tahun 33, satu hari setelah Paskah terakhir, atau tepat di hari pertama pesta perayaan Roti tak beragi.
Jadi, Paskah tanggal 14 Nisan atau tanggal 14 bulan kesatu dijadikan awal memulai hari raya (Paskah) dan tahun baru alkitabiah karena merupakan tanggal spesifik di mana Allah melakukan tindakan penyelamatan yang monumental bagi umat-Nya, yang juga menunjuk pada penebusan tertinggi melalui Kristus di kemudian hari. Penanggalan ini mengikuti kalender lunar (berbasis bulan), sehingga tanggal pastinya dalam kalender Gregorian modern (yang berbasis matahari) bervariasi setiap tahunnya, biasanya jatuh pada bulan Maret atau April. 
  • Kaitan dengan Paskah Kristen: Yesus Kristus disalibkan bertepatan dengan perayaan Paskah Yahudi yang Paskah terakhir yaitu sekitar tanggal 14 Nisan. Oleh karena itu, umat Kristen awal, yang dikenal sebagai Kuartodesimanisme, merayakan Paskah pada tanggal yang sama dengan Paskah Yahudi, yaitu 14 Nisan, tanpa memandang hari dalam seminggu.
  • Perbedaan Penanggalan Paskah Sekarang: Seiring waktu, Gereja di Roma dan wilayah barat lainnya, berdasarkan Konsili Nicea memutuskan untuk merayakan Paskah pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama setelah titik balik musim semi (sekitar 21 Maret). Inilah sebabnya tanggal Paskah Kristen selalu berubah setiap tahun dan jarang sekali bertepatan dengan tanggal 14 Januari. 
  • Jadi, tanggal 14 Nisan adalah tanggal penting yang menandai Paskah Yahudi dan menjadi dasar historis bagi Paskah Kristen, 
Penetapan tanggal Paskah didasarkan pada kalender lunisolar, dan memiliki akar dari perayaan Paskah Yahudi (Pasakh) yang dirayakan pada tanggal 14 bulan Nisan (bulan pertama dalam kalender Ibrani), 
Berikut penjelasannya:
  • Kalender Ibrani: Dalam tradisi Yahudi, bulan pertama dalam kalender keagamaan disebut bulan Nisan. Penyembelihan domba Paskah dilakukan pada petang hari tanggal 14 Nisan, sesuai perintah dalam Kitab Keluaran. Perayaan ini untuk memperingati pembebasan bangsa Israel dari perbudakan di Mesir.
  • Paskah Kristen: Paskah Kristen yang memperingati kebangkitan Yesus Kristus, terkait erat dengan Paskah Yahudi (Paskah terakhir) karena peristiwa penyaliban dan kebangkitan Yesus terjadi sekitar waktu perayaan tersebut.
  • Penetapan Tanggal Paskah Modern: Konsili Nicea Pertama pada tahun 325 M menetapkan bahwa Paskah Kristen dirayakan pada hari Minggu pertama setelah bulan purnama pertama yang terjadi pada atau setelah ekuinoks musim semi (sekitar tanggal 21 Maret di belahan bumi utara). Penetapan ini bertujuan agar tanggal Paskah tidak bergantung pada kalender Yahudi saat itu, namun tetap mengikuti siklus bulan.
  • Tanggal 14 Januari: Tanggal 14 Januari dalam kalender Gregorian modern tidak memiliki hubungan langsung dengan penetapan tanggal Paskah. Tanggal ini diperingati sebagai berbagai hari penting sekuler atau keagamaan lainnya, seperti Hari Logika Sedunia atau Tahun Baru Lama (Old New Year) dalam kalender Julian. 
Jadi, konsep "14 bulan kesatu" mengacu pada 14 Nisan dalam kalender Ibrani, bukan 14 Januari dalam kalender Gregorian yang kita gunakan saat ini. 
Paskah Allah (Paskah orang Yahudi) di tanggal 
yang tetap yaitu tanggal 14 bulan kesatu, 
namun di nama hari yang berbeda pada setiap tahun..
Sedangkan Paskah Yesus (Paskah orang Kristen) 
di hari yang tetap yaitu di hari minggu, namun 
di angka tanggal yang berbeda pada setiap tahun.





Comments

Popular posts from this blog

Visualisasi Bait Suci (Bait Allah) Ke-3 Dan Mesianik Di Jerusalem

Semangat Roh Kenabian Elia Mengkristalisasi Pada Dua Saksi Terakhir

7 Prinsip Hermeneutika