"Formasi Orchestra" Dalam Menghadapi Antikristus Di Akhir Zaman

 "FORMASI ORCHESTRA" DALAM MENGHADAPI ANTIKRISTUS DI AKHIR ZAMAN


Punggung adalah bagian belakang dari tubuh manusia yang tetletak di antara kepala dan pinggang, Punggung berfungsi sebagai tumpuan badan saat duduk dimana tulang punggung berfungsi melindungi punggung.

Bila seseorang memunggungi Anda, apakah Anda akan merasa sakit hati atau merasa disepelekan? Dipunggungi berarti dibelakangi yaitu mengarahkan belakang atau punggungnya kepada Anda atau seakan akan membwrikan taik dari duburnya kepada Anda?, misalnya Orang tetsebut bersama sama berdiri dan memunggungi Anda dan menunjukkan duburnya berisi taik kepada Anda.

Anda mungkin metasa betapa sakitnya dipunggungi, memperlihatkan punggungnya itu berarti Anda tidak dihiraukan, tidak dipedulikan, ditinggalkan, atau tidak mau tahu lagi dengan Anda.

Lain halnya bila seseorang bertatap muka (saling menatap muka) dengan Anda, ini akan lebih baik dari pada dipunggungi, bukan?.

Apa hubungannya dipunggungi (dibelakangi) dengan antikristus?


Apa Arti Antikristus?

Mari kita bahas berdasarkan Alkitab, baik secara teologis maupun profetis:
Antikristus adalah seseorang yang menentang (bertentangan) dengan Yesus Kristus Sang Mesias.

"antikristus" berasal dari bahasa Yunani "anti-Christos" yang berarti:

  • Anti = melawan atau menggantikan
  • Kristus = Yang Diurapi

Jadi, antikristus adalah sosok yang melawan Kristus, atau berusaha menggantikan posisi Kristus sebagai penguasa alam semesta sejagad raya, dimana Yesus Kristus  diakhir dari akhir zaman IA sebagai simbol Matahari penguasa siang hari yang posisinya dicoba coba diambil alih oleh si antikristus.


Antikristus dalam Alkitab

Ada beberapa bagian Alkitab yang membicarakan tentang antikristus:

1. Surat Yohanes (1 Yohanes 2:18, 22; 4:3; 2 Yohanes 1:7)

Yohanes menyebut bahwa "banyak antikristus" telah muncul, artinya semangat atau pengaruh antikristus bisa ada dalam banyak orang atau sistem, bukan hanya satu individu.

"Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus..."
1 Yohanes 2:18

2. 2 Tesalonika 2:3-4

Rasul Paulus menyebutkan sosok "manusia durhaka" atau "anak kebinasaan" yang akan meninggikan diri sebagai allah.

"Ia menentang dan meninggikan diri di atas segala yang disebut atau disembah sebagai Allah, bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah."
2 Tesalonika 2:4

Bukan hanya level tertinggi antikristus duduk di Bait Suci mau menyatakan dirinya sebagai Allah, tapi kurang dari itu ia maunya mengatasi atau merendahkan, melecehkan dan menunggangi orang lain dalam menjalankan ambisiusnya untuk menunjukkan dirinya sebagai penguasa yang harus dipatuhi oleh siapa pun di jagad raya ini, merasa dirinya paling hebat, paling jago, paling super dari segala hal apa pun yang yang ada di alam semesta ini.

3. Kitab Wahyu (Wahyu 13)

Sosok antikristus digambarkan sebagai "binatang yang keluar dari laut" yang:

  • Diberi kuasa oleh naga (Iblis)
  • Diberi kuasa untuk memerintah selama 42 bulan
  • Menyesatkan dunia dengan mujizat
  • Menerima penyembahan dari manusia
  • Muncul bersama nabi palsu yang mendukungnya

"Dan kepadanya diberikan kuasa untuk melawan orang-orang kudus dan untuk mengalahkan mereka."
Wahyu 13:7

Antikristus yang memiliki kekuasaan diberi ijin padanya untuk memerintah di bumi dengan kekejian yang membinasakan selama 42 bulan atau 3 1/2 tahun kedua dalam 7 tahun pemerintahan antikristus.

Siapa saja orang di muka bumi ini bwbas memilih hidup, apakah ia mau jadi antikristus berbilangan 666, atau orang duniawi yang hidup dalam kedagingan dunia, atau jadi orang kudus sang penunggang kuda putih bagian dari 144000 orang-orang kudus. Pilihan hidup ada ditangan masing-masing.

Orang kudus umat Tuhan sang penunggang kuda putih (lihat Wahyu 6:2) diberi kuasa dari Sorga oleh Tuhan untuk maju dan memperoleh kemenangan. 

Wahyu 6:2

Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan. 

Sedangkan si antikristus diberi kuasa oleh iblis untuk menipu dan menyesatkan semua penduduk bumi.


Mengapa Antikristus Memiliki Kuasa?

1. Karena Diberi Kuasa oleh Iblis

"Naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, takhtanya dan kekuasaannya yang besar."
Wahyu 13:2

2. Sebagai Penggenapan Nubuat Allah mengizinkan antikristus muncul untuk menguji dan menyaring umat-Nya.

3. Sebagai Bentuk Penyesatan bagi yang Tidak Percaya

"Karena itu Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta."
2 Tesalonika 2:11


Gambaran Sosok Antikristus di Akhir Zaman

Menurut penggabungan nubuat-nubuat dalam Daniel, Tesalonika, dan Wahyu, antikristus kemungkinan besar adalah pemimpin dunia yang muncul menjelang kesudahan akhir zaman, yang:

  • Sangat karismatik dan cerdas
  • Mampu membawa perdamaian yang bersifat sementara, namun menipu
  • Mengikat dunia dalam sistem pemerintahan, ekonomi, dan agama tunggal (sistem global dunia)
  • Memaksakan tanda binatang (666) agar orang bisa berdagang atau berjual-beli.
  • Menganiaya umat Tuhan yang orang-orang kudus tidak beriman setia dan atau yang memiliki kasih suam-suam kuku.

Bagaimana kesiapan rohani diri Anda sebagai anggota tubuh Kristus dalam menghadapi tantangan atau kesusahan besar di akhir zaman ini karena kekuasaan antikristus, apakah Anda sudah siap memperlengkapi diri Anda dengan segala senjata Rohani Allah. Lalu bagaimana kesiapan rohani diri Anda sebagai anggota tubuh Kristus dalam menyongsong kedatangan Yesus Kristus kali kedua ke bumi, apakah Anda sudah siap untuk menyambutNya? atau kah Anda tidak peduli sama sekali, 

Bagaimana sikap atau formasi diri Anda dalam menghadapi sikap, karakter dan gerakan tubuh si antikristus yang selalu memunggungi siapa saja dalam setiap pertemuannya dengan orang lain. Jika si antikristus memunggungi diri Anda, apakah Anda hanya diam saja, tidak mengambil sikap dan pwrbuatan?

Apakah Anda setuju dengan formasi Orchestra ada pada anggota tubuh kristus, dimana antara mereka lah yang saling membelakangi (memunggungi) untuk menghadapi atau memberi perlawanan terhadap serangan dari si antikristus?.

Struktur Formasi Orkestra: Analogi Kehidupan Rohani

Dalam dunia musik, sebuah orchestra tetdiri dari empat kelompok utama pemain instrumen musik.
1. Alat Musik Gesek (Strings):
Biola, Viola, Cello, dan Contrabass. Kelompok ini sering menjadi inti dari Orchestra, memberikan harmoni dan melodi utama.
2. Alat Musik Tiup Kayu (Woodwinds):
Flute, Klarinet, Oboe, dan Fagot. Mereka menambahkan warna dan tekstur pada musik.
3. Alat Musik Tiup Logam (Brass):
Trumpet, Trombon, Tuba, dan French horn, kelompok instrumen ini memberikan kekuatan dan kemegahan pada komposisi musik.
4. Perkusi (Percussion):
Timpani, Snare drum, simbal, dan lainnya. Mereka menambahkan ritme dan dinamika pada pertunjukan Orchestra.

Tidak hanya ada dalam 4 kelompok instrumen Orchestra, tapi lebih dari itu selengkapnya ada 6 kelompok para pemain instrumen muaik Orchestra, yaitu:
1. Kelompok Instrumen Ritme (Brass)
2. Kelompok Instrumen Variasi ketukan
3. Kelompok Instrumen Melodi (Woodwinds)
4. Kelompok Instrumen Ketukan (Perkusi)
5. Kelompok Instrumen Variasi Melodi
6. Kelompok Instrumen Harmony (Strings)

Setiap kelompok memiliki peran khusus, namun semuanya saling bekerjasama untuk menciptakan harmoni. Dalam konteks rohani ini bisa dianalogikan sebagai berbagai "karunia" dan "peran" dalam tubuh kristus yang bekerjasama untuk tujuan Ilahi, misalnya memberi perlawanan kepada si antikristus.

Menghadapi Antikristus: Pelajaran dari Orkestra

Dalam menghadapi antikristus dalam 7 tahun pemerintahannya, penting orang-orang kudus untuk betdiri tegak bersama layaknya para Laskar-laskir Kristus yang tidak memunggungi antikristus dan nabi palsunya, justru si antikristus dan nabi palsunya lah yang memunggungi orang-orang kudus. Malah di antara para anggota tubuh Kristus-lah yang harus mereka saling membelakangi dalam membentuk "formasi Orchestra" untuk menghadapi si antikristus. Ini mencerminkan prinsip dalam Orchestra dimana setiap musisi (pemain instrumen) saling mendengarkan dan berkoordinasi terutama dengan Conductor untuk permainan instrumen mereka menghasilkan musik yang indah. Demikian pula dalam kehidupan rohani, kita dipanggil untuk saling mendukung dan menjaga kesatuan iman, terutama mendengarkan dan mengikuti perintah Yesus Kristus sang Conductor (pemimpin) rohani.
Efesus 4:11-16 (TB)  Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, 
sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.
Dari pada-Nyalah seluruh tubuh, — yang rapi tersusun dan diikat menjadi satu oleh pelayanan semua bagiannya, sesuai dengan kadar pekerjaan tiap-tiap anggota — menerima pertumbuhannya dan membangun dirinya dalam kasih.  

Hal lainnya:
Analogi Orchestra ini pada tubuh Kristus menjelaskan bagaimana setiap kelompok instrumen dalam Orchestra mencerminkan aspek tertentu dari kehidupan rohani atau komunitas Body of Christ (anggota tubuh Kristus) yang bwrtumbuh ke arah Kristus.
Ini diperkuat oleh ayat ayat Alkitab tentang tubuh Kristus dan berbagai anggotaNya, seperti:
1 Korintus 12:12-27 (TB)  Karena sama seperti tubuh itu satu dan anggota-anggotanya banyak, dan segala anggota itu, sekalipun banyak, merupakan satu tubuh, demikian pula Kristus.
Sebab dalam satu Roh kita semua, baik orang Yahudi, maupun orang Yunani, baik budak, maupun orang merdeka, telah dibaptis menjadi satu tubuh dan kita semua diberi minum dari satu Roh.
Karena tubuh juga tidak terdiri dari satu anggota, tetapi atas banyak anggota. 
Andaikata kaki berkata: "Karena aku bukan tangan, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
Dan andaikata telinga berkata: "Karena aku bukan mata, aku tidak termasuk tubuh", jadi benarkah ia tidak termasuk tubuh?
Andaikata tubuh seluruhnya adalah mata, di manakah pendengaran? Andaikata seluruhnya adalah telinga, di manakah penciuman?
Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota, masing-masing secara khusus, suatu tempat pada tubuh, seperti yang dikehendaki-Nya.
Andaikata semuanya adalah satu anggota, di manakah tubuh? 
Memang ada banyak anggota, tetapi hanya satu tubuh. 
Jadi mata tidak dapat berkata kepada tangan: "Aku tidak membutuhkan engkau." Dan kepala tidak dapat berkata kepada kaki: "Aku tidak membutuhkan engkau."
Malahan justru anggota-anggota tubuh yang nampaknya paling lemah, yang paling dibutuhkan. 
Dan kepada anggota-anggota tubuh yang menurut pemandangan kita kurang terhormat, kita berikan penghormatan khusus. Dan terhadap anggota-anggota kita yang tidak elok, kita berikan perhatian khusus.
Hal itu tidak dibutuhkan oleh anggota-anggota kita yang elok. Allah telah menyusun tubuh kita begitu rupa, sehingga kepada anggota-anggota yang tidak mulia diberikan penghormatan khusus,
supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan. 
Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita.
Kamu semua adalah tubuh Kristus dan kamu masing-masing adalah anggotanya. 

Prinsip-prinsip Orchestra ini dapat  diimplementasikan atau diterapkan  dalam kehidupan sehari hari orang-orang kudus seperti dalam pelayanan gereja atau komunitas kelompok sel yang lebih kecil.

Posisi Tubuh Kristus (berformasi Orchestra) Menghadapi Sosok antikristus

Setelah kita memahami gambaran awal dari “formasi orchestra” sebagai strategi rohani menghadapi akhir zaman, kini kita perlu melangkah lebih jauh—memahami bagaimana Tubuh Kristus seharusnya berdiri, bersatu, dan berfungsi menghadapi kuasa dan tipu daya antikristus dan pemerintahannya, terutama selama masa 7 tahun terakhir sebelum kedatangan Kristus yang kali kedua.

I. Realitas Pemerintahan Antikristus

Dalam kitab Wahyu 13, kita melihat gambaran mengerikan dari binatang yang keluar dari laut, yang melambangkan antikristus. Ia akan memerintah selama tujuh tahun, dan tiga setengah tahun pertama adalah masa tipu daya damai yang menyusup ke segala aspek kehidupan manusia—politik, ekonomi, budaya, dan bahkan agama. Tetapi dalam tiga setengah tahun kedua, kekejian yang membinadakan akan terbentang dihadapan maya kita, wajah dan temperamen si antikristus yang sebenarnya akan terungkap yaitu: penindasan, penganiayaan, dan penyembahan kepada dirinya sendiri sebagai allah.

Namun yang menarik adalah: antikristus tidak menghadapi Tubuh Kristus dengan wajahnya—melainkan dengan punggungnya. Ia tidak menantang secara terang-terangan di awal, tetapi memperlihatkan kekuasaan dari balik sistem yang tampak “baik” tapi palsu. Seperti Yudas yang mencium Yesus, ia tampil seolah bersahabat, namun menyimpan pengkhianatan.

II. Tubuh Kristus Sebagai Orchestra Kudus

Tubuh Kristus harus mengenali formasi Orchestra ini. Dalam satu orchestra, setiap instrumen memiliki peran: biola tidak bersaing dengan piano, trompet tidak mengganggu cello. Demikian juga gereja: mata tidak bisa berkata pada tangan, "aku tidak membutuhkan engkau" (1 Kor 12:21). Kesatuan ini menjadi kekuatan utama menghadapi dominasi antikristus.

Posisi tubuh Kristus menghadapi Antikristus bukanlah sekadar bertahan—tetapi berdiri tegak dalam terang Injil, bergerak dalam harmoni pengurapan, dan bersuara dalam kebenaran.

Namun, diantara orang-orang kudus yang berdiri mereka saling membelakangi dalam menghadapi si antikristus.


Satu orang kudus menyimbolkan satu kelompok instrumen musik Orchestra, bila ada dua orang berarti ada dua kelompok instrumen Orchestra.
Posisi berdiri demikian diilustrasikan dari beberapa kelompok instrumen Orchestra yang saling beririsan membentuk satu kelompok irisan instrumen, di sini  diberikan contoh pada dua kelompok instrumen Orchestra:

Bila diperhatikan gambar di atas, maka ada 2 kelompok IPM instrumen orchestra yang memiliki IRISAN yaitu kelompok Instrumen MELODI dan kelompok Instrumen KETUKAN (dari gugusan instrumen warna hijau/simbol bumi), ditambah lagi dengan Instrumen penguat/akhir (dari gugusan instrumen warna ungu/simbol langit/sorga), biasanya  instrumen penguat/akhir ini adalah TRUMPET yang memainkan komposisi  nada yang sama persis dengan nada-nada VOKAL (Sopran). Instrumen penguat/akhir ini tidak memainkan tanda progressi akord dari nada dasar lagu orchestra, sedangkan instrumen vokal memainkan tanda progressi akord bersamaan dengan instrumen melodi dan instrtumen harmoni. Hati-hati bermain dengan instrumen Terompet di bumi sebagai instrumen akhir, sebab pemikiran orang percaya bagaimana jika Trumpet yang dari Sorga dibunyikan di langit bumi oleh para malaikat Sorgawi sebagai 7 TERUMPET DALAM KITAB WAHYU.
IRISAN kelompok instrumen orchestra ini cenderung tetap memainkan komposisi nada yang sama antara IPM1 dan IPM2. Adapun irisan kelompok instrumen gugusan warna hijau/simbol bumi ini yaitu kelompok instrumen MELOD, irisan orchestranya disebut sebagai EMOTIONAL MELODI, dan kelompok instrumen KETUKAN disebut sebagai  FAITH PERCUSSION.
Selanjutnya dari gambar di atas, dapat kita ketahui, bahwa:
KELOMPOK INSTRUMEN DI IPM 1 (gugusan warna hijau) terdiri dari:
1. RITME : oleh instrumen Brass (F-HORN 1)
2. VARIASI KETUKAN : oleh instrumen Cymbal
3. MELODI : oleh instrumen Harp (juga untuk IPM 2)
4. KETUKAN : oleh instrumen Snare Drum atau Drumset (juga untuk IPM 2)
5. VARIASI MELODI : seperti oleh instrumen Saxophone (Sax 1)
6. HARMONY : oleh instrumen Strings 1 (Violin 1 di trebel, Cello di bass).

Sedangkan kelompok instrumen di IPM 2 (gugusan hijau) terdiri dari:
1. RITME : oleh instrumen Brass (F-HORN 2)
2. VARIASI KETUKAN : oleh. Instrumen Timpani
3. MELODI : oleh instrumen Harp (juga untuk IPM 1)
4. KETUKAN: oleh. instrumen Snare Drum atau Drumset (juga unttuk IPM 1)
5. VARIASI MELODI : seperti oleh instrumen Saxophone (Sax 2)
6. HARMONY : oleh instrumen strings 2 (Violin 2 di trebel, Viola di bass).
Permainan 2 kelompok instrumen Orchestra atau lebih  ini memungkinkan bisa dikreasikan di DAW Station (FL Studio).
Konsep 2 IPM kelompok instrumen orkestra di gugusan hijau ini menggambarkan ilustrasi dari adanya 6 hari kerja bumi oleh Allah yang menciptakan langit dan bumi dan segala isinya, jadi 6 HKB (Hari Kerja Bumi) diidentik/analogikan pada  masing masing himpunan 6 kelompok insrumen orkestra yang saling beririsan.
Dari masing masing himpunan 6 kelompok instrumen orchestra di gugusan hijau tersebut dapat kita paketkan dalam suatu template masing-masing saat membuat musik orchestra besar dengan DAW-Station seperti FL Studio, mengingat setiap perusahaan penyedia plugin atau sample library orkestra memiliki sound dan feature musik orkestra yang berbeda beda.
Satu orang kudus menyimbolkan satu kelompok instrumen musik Orchestra. Coba bayangkan bila ada 12 orang kudus dalam formasi Orchestra, akan sangat dahsyat memberi perlawanan dari segala arah mata angin menghadapi serangan antikristus.


Gambaran ilustrasi Formasi Orchestra ini pada beberapa anggota tubuh Kristus yang bertahan dan akan memberikan serangan dari segala arah  kepada antikristus, sehingga si antikristus bisa tak berdaya, dan kemenangan pun direbut okeh orang-orang kudus terlebih mereka yang menyebut dirinya sebagai si penunggang kuda putih di kitab Wahyu 6: 2 yang kemudian siap sedia memberi dukungan kepada Istrael atau orang-orang Yahudi, layaknya mereka adalah super hero si penyelamat dunia, tapi penyelamat dunia yang sebenarnya adalah Yesus Kristus sang penunggang kuda putih yang sebenarnya.
Wahyu 19:11-16 (TB)  Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri. 
Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah." 
Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.
Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.  
Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

III. Strategi Ilahi: Hadapi Punggung, Bukan Wajah

Mengapa Antikristus menunjukkan punggungnya kepada gereja sejati?

  1. Karena Ia Tidak Berani Menghadapi Terang secara Langsung
    Terang akan selalu mengungkapkan kegelapan. Gereja yang hidup dalam hadirat dan kebenaran akan menyilaukan tipu daya.

  2. Karena Ia Menginginkan Gereja Mengikutinya dari Belakang
    Dengan punggungnya mengarah kepada Tubuh Kristus, Antikristus seakan berkata, “Ikuti aku, atau lenyap!” Tapi inilah saatnya gereja berkata: “Kami mengikuti Sang Anak Domba ke mana pun Ia pergi!” (Wahyu 14:4)

  3. Karena Ia Meremehkan Gereja
    Tubuh Kristus dipandang lemah, tidak relevan, atau mudah dipecah-belah. Tapi justru di dalam kelemahan-lah kuasa Kristus dinyatakan kekuatanNya!

IV. Formasi Strategis Tubuh Kristus: Berdiri Menghadap dengan Tegap

Bagaimana posisi tubuh Kristus saat menghadapi masa 3,5 tahun terakhir itu?

  • Barisan Para Imam dan Penyembah di Depan
    Seperti dalam 2 Tawarikh 20:21, penyembahan menjadi senjata peperangan rohani yang pertama.

  • Para Nabi dan Pengajar di Sisi Kanan
    Untuk menjaga kebenaran tetap murni, menuntun gereja dalam pengertian dan nubuatan yang sesuai Firman.

  • Para Rasul dan Gembala di Sisi Kiri
    Menyusun strategi pelayanan dan penggembalaan yang menjaga kawanan domba tetap satu tubuh.

  • Para Penginjil dan Saksi Kristus di Barisan Belakang
    Menjaga perimeter spiritual dan memperluas Kerajaan Sorga ke wilayah yang belum tersentuh.

Semua barisan ini dipimpin oleh satu Konduktor: Roh Kudus, yang menuntun orchestra ini untuk memainkan simfoni kerajaan Kristus dalam dunia yang penuh kekacauan.

V. Pesan Profetik untuk Gereja Masa Kini

Waktunya singkat. Setiap individu dalam tubuh Kristus harus berdiri di posisinya. Setiap gereja lokal harus kembali pada kesatuan visi kerajaan. Setiap pelayanan harus terhubung dalam harmoni ilahi, bukan saling bersaing.

Formasi orchestra menghadapi antikristus bukan tentang perlawanan fisik—melainkan penegakan otoritas rohani. Ketika gereja menyembah, berdoa, mengabarkan Injil, dan saling menopang, maka kuasa dari atas akan turun, dan antikristus pun tidak akan mampu bertahan di hadapan gereja yang berapi-api.


Penutup:

Mari kita tidak kehilangan arah di tengah zaman yang gelap. Dalam harmoni dan formasi orchestra ilahi, Tubuh Kristus akan berdiri tegak menghadap si antikristus yang memunggungi, tidak bergeming, dan siap berdiri tegak atau diantara orang-orang kudus saling membelakangi membentuk formasi Orchestra dalam menyambut Sang Raja—Yesus Kristus—yang akan datang dalam kemuliaanNya.

“Mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba dan oleh perkataan kesaksian mereka.” inilah nyanyian kemenangan orang-orang kudus, umatNya Tuhan – Wahyu 12:11

Wahyu 12:10-12 (TB)  Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita. 

Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut. 

Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat." 


Andaikan saja Perdana Menteri Israel Yitzhak Rabin memiliki pasukan keamanan pribadinya dalam formasi Orchestra ini pada 12 arah mata angin, maka ia tidak akan bisa ditembak mati oleh siapa pun. Nyatanya seorang dari kaum Yahudi yang kontra terhadap gerakan perdamaian yang Rabin lakukan di timur tengah, dan karena pasukan keamanan lengah setelah menghadiri aksi damai yang diadakan di Kings Square, Tel Aviv, Israel, Rabin pun tertembak dan kemudian meninggal dalam operasi di Rumah Sakit Ichilov di Tel Aviv pada tanggal 4 November1995.


 Demikian, ... semoga bermanfaat.




Comments

Popular posts from this blog

Visualisasi Bait Suci (Bait Allah) Ke-3 Dan Mesianik Di Jerusalem

Semangat Roh Kenabian Elia Mengkristalisasi Pada Dua Saksi Terakhir

MEMBANGUN RUMAH BERSIFAT ROHANI DI LAHAN SEMPIT